BERITA
Panen Karya P5 Festival Keanekaragaman Kuliner Tradisional Indonesia
- 12/13/2024
- Posted by: admin-arpega
- Category: Berita
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan topik “Festival Keanekaragaman Kuliner Tradisional Indonesia” telah sukses digelar sebagai ajang perayaan keberagaman kuliner tradisional Indonesia. Acara yang berlangsung pada tanggal 19,24,26 September 2024 di SMPN 3 Tulungagung ini berhasil menyajikan panorama cita rasa Nusantara yang kaya dan autentik.
Melalui festival ini, diharapkan dapat melestarikan warisan kuliner Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta terhadap produk lokal. Dimana, seperti yang kita lihat pada masa sekarang ini bahwa makanan tradisional sering dilupakan generasi muda karena banyak faktor penyebabnya, beberapa diantaranya adalah banyaknya makanan modern kekinian yang kini banyak ditemukan diberbagai tempat kuliner.

Acara yang berlangsung pada hari selasa tanggal 19 September 2024 diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 9. Dengan mengenakan pakaian adat terlihat seluruh siswa-siswi besemangat berbaris di halaman sekolah menyambut Bapak Kepala Sekolah Drs.Heni Hendarto, M.Pd yang sekaligus akan membuka acara Festival Keragaman Kuliner Tradisional Indonesia.
Tak hanya itu, yang menarik dari festival ini adalah semua makanan dan minuman yang akan disajikan adalah hasil olahan dari siswa-siswa. Mereka berkolaborasi dalam tim untuk memasak, mengemas hingga menyajikan hidangan yang menggugah selera. Berbagai makanan dan minuman tradisional mewarnai stand-stand di halaman sekolah. Ada Mie Aceh,Pempek Palembang,Gado-Gado,Punten Pecel,Es Cendol,Es Kuwut,Kue Pukis,Onde-Onde dan masih banyak aneka makanan tradisional lainnya.
Para pengunjung Bapak/Ibu Guru dan siswa kelas 7,8 terlihat antusias mengunjungi stand-stand pameran. Selain itu, pengunjung juga sangat menikmati mencicipi berbagai hidangan yang disajikan.
Selanjutnya di minggu berikutnya, hari Selasa tanggal 24 September 2024 peserta festival kuliner adalah siswa-siswi kelas 8. Mereka terlihat sangat bersemangat dalam proses memasak, mengemas hingga penyajian. Terlihat berbagai menu hidangan tradisional seperti nasi lodho urap , nasi soto ayam, klepon, es degan, dan berbagai makanan dan minuman tradisional tersaji dimeja stand yang telah dihiasi balutan dekorasi kain jarik. Acara festival ini terasa sangat istimewa dengan kehadiran Ibu Ririn Andri Wikanthi, SP,MM selaku Kepala UPT Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa (TB2KS) yang berkenan untuk memberikan apresiasi hasil olahan siswa-siswi.

Sebuah perayaan puncak bagi Festival Keanekaragaman Kuliner digelar pada Kamis, 26 September 2024. Kali ini, giliran siswa kelas 7 berhasil memukau seluruh hadirin dengan kreasi kuliner tradisional mereka di mana sukses menyuguhkan cita rasa autentik yang memanjakan lidah para penikmat kuliner.
Sama seperti karya siswa kelas 8 dan 9 sebelumnya, hidangan yang disajikan merupakan hasil olahan langsung dari tangan-tangan kreatif para siswa. Antusiasme yang tinggi terlihat dari Bapak Kepala Sekolah, para guru, serta siswa kelas 8 dan 9 yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap hasil kerja keras adik kelas mereka.

Panen karya siswa kelas 7 ini tidak hanya menyajikan kelezatan kuliner tradisional, tetapi juga menjadi ajang untuk mengasah kreativitas dan meningkatkan rasa percaya diri siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang resep-resep kuno, tetapi juga memahami pentingnya melestarikan warisan kuliner Indonesia.
Dalam sambutannya Bapak Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat dan dedikasi seluruh siswa kelas 7. “Acara ini membuktikan bahwa generasi muda kita memiliki kepedulian terhadap budaya kuliner bangsa. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi di sekolah kita,” ujarnya.
Selain melestarikan kuliner tradisional, acara ini juga memiliki nilai pendidikan yang tinggi. Siswa belajar tentang proses pembuatan makanan dari bahan-bahan alami, pentingnya kebersihan dalam mengolah makanan, dan cara menyajikan makanan dengan menarik.
Dengan kata lain, melalui Festival Keanekaragaman Kuliner ini, kita diajak untuk merenungkan kembali pentingnya menjaga keberagaman budaya Indonesia. Kuliner adalah salah satu bentuk ekspresi budaya yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan melestarikan kuliner tradisional, kita turut menjaga identitas bangsa.