BERITA
Panen Karya P5 Siswa-Siswi Arpega Turut Andil dalam Pameran Hardiknas di Dinas Pendidikan Tulungagung sebagai Wujud Merdeka Belajar
- 05/07/2024
- Posted by: admin-arpega
- Category: Berita
02 Mei 2024
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan hari bersejarah nasional yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 2 Mei. Kegiatan ini untuk memperingati kelahiran tokoh Pendidikan Indonesia, yaitu Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan Ki Hajar Dewantara.
Bertempat di halaman kantor Dinas Pendidikan Tulungagung, seluruh Lembaga Pendidikan IGTK, SD dan SMP Kabupaten Tulungagung berpartisipasi dalam menyemarakkan Pameran Pendidikan dengan tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Mewakili korwil tengah, SMPN 3 Tulungagung turut andil dalam pameran tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan reog kendang sebagai penyambutan hadirnya Bapak Dr. Heru Suseno, S.ST., MT., selaku PJ Bupati Tulungagung. Tak hanya itu, pertunjukan seni dan budaya memperkaya pengalaman peserta didik dalam kemeriahan tersebut. Terlihat semangat persatuan dan kebersamaan, menciptakan momen yang menginspirasi dan memotivasi untuk melanjutkan merdeka belajar.
Dalam kegiatan pameran Pendidikan ini, SMPN 3 Tulungagung turut berpartisipasi dengan memamerkan hasil karya literasi dan hasil karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Adapun literasi yang dipamerkan berupa antologi cerpen yang telah dibuat siswa Arpega sebagai wujud dari pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Di mana mereka memiliki otonomi untuk menentukan topik, genre, dan gaya penulisan sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Dengan kata lain, sekolah memperkuat komitmen mereka untuk membentuk siswa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Tak kalah meriah, hasil karya P5 yang dihasilkan oleh anak hebat Arpega dalam kegiatan tersebut antara lain: Panajus (Jus Pakcoy dan Nanas), Goguma dan Bolu Singkong yang merupakan kelanjutan tema P5 kewirausahaan dengan topik kudapan singkong sumber kreativitasku. Selain itu stand Arpega juga memamerkan karya P5 dari limbah sampah organik dan anorganik yang merupakan tema P5 Gaya Hidup Berkelanjutan dengan topik dari sampah menjadi indah.
Pameran pendidikan menjadi platform yang efektif untuk memamerkan karya P5 ini kepada masyarakat luas sehingga memberikan kesempatan bagi siswa untuk menginspirasi orang lain untuk mengambil tindakan positif dalam mendukung kewirausahaan yang berkelanjutan dan gaya hidup ramah lingkungan.
Dengan demikian, pameran pendidikan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi siswa, tetapi juga menjadi wahana untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya kewirausahaan yang bertanggung jawab dan gaya hidup berkelanjutan di tengah-tengah masyarakat.
Dengan berbagai karya literasi yang dihasilkan oleh siswa, terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan dalam Program P5, serta dipamerkan dalam pameran pendidikan, kita melihat sebuah gambaran nyata dari visi Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membentuk siswa yang kreatif dan berpikiran kritis, tetapi juga mendorong mereka untuk mengembangkan kemandirian, berwirausaha, dan memiliki kesadaran akan pentingnya berkelanjutan dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian, kita melangkah maju menuju perubahan pendidikan yang lebih baik, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sesuai dengan semangat kemerdekaan dalam belajar dan berkarya.
-selesai-